Slider Widget

Ads Here

Saturday, July 11, 2020

Serba Serbi Berkarier Jadi Bintang K-Pop dari Seorang Mantan Trainee. Banyak Sisi Kelamnya! oleh - pecintabinatang.online

Halo sahabat selamat datang di website pecintabinatang.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Serba Serbi Berkarier Jadi Bintang K-Pop dari Seorang Mantan Trainee. Banyak Sisi Kelamnya! oleh - pecintabinatang.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Menjadi bintang K-Pop artinya menjadi bintang dunia, segala kehidupan yang gemerlap dan glamor berada di genggaman tangan. Kemanapun mereka bepergian maka di situ pula akan ada para penggemar yang menyerukan namanya. Tapi sudah jadi rahasia umum bahwa untuk mencapai hal ini, seseorang harus berusaha keras melalui latihan dan tak jarang dalam jangka waktu yang lama. Bahkan mungkin selama ini juga beredar kabar bahwa mereka diperlakukan dengan sangat tegas.

Kabar tersebut bisa jadi benar, walau mungkin tak berlaku semuanya. Pasalnya, ada seorang mantan trainee yang membeberkan bagaimana para trainee diperlakukan di sana hingga akhirnya ia memutuskan untuk tak melanjutkan kontraknya dan kini justru sukses jadi seorang Youtuber. Simak yuk kisahnya selengkapnya!

Sejak kecil Euodias yang tinggal di Inggris ingin menjadi seorang bintang K-Pop, akhirnya ia benar-benar berusaha mewujudkannya

Ingin jadi bintang k-pop/ Credit: Euodias via www.instagram.com

Euodias merupakan seorang remaja asal Inggris yang merupakan keturunan China dan separuh Korea. Sejak kecil ia sudah bercita-cita menjadi seorang idola K-Pop karena terbiasa mendengarkan beberapa grup Korea layaknya Wonder Girls dan B2ST. Dilansir dari BBC, ia mulai ikut audisi mulai saat usianya 10 tahun dan saat mengunjungi neneknya di Seoul maka ia mengikuti audisi dengan 2000 orang yang ikut dan ternyata ia lolos. Akan tetapi, ia harus pindah ke Korea Selatan dan di sana ia akan dilatih oleh trainer serta tinggal di asrama.

Ada kontrak yang harus ditandatangani yang mana setelahnya ada berbagai aturan pula yang harus diikuti

Harus patuh/ Credit: Euodias via www.instagram.com

Jangka terpendek kontrak adalah 2,5 tahun dan trainee bisa didepak kapan saja saat dirasa kurang. Jika mereka ingin keluar sebelum kontrak habis maka akan ada pinalti cukup besar yang harus dibayarkan. Selama ini pula Euodias harus tinggal dengan peserta lain tanpa boleh keluar gedung kecuali untuk sekolah. Bahkan jika ada orang tua yang ingin berkunjung, mereka harus mengabarkan dulu sebelumnya jika tak ingin diusir begitu saja.

Para trainee akan disiplin bangun pukul 05.00 dan sekolah pada pukul 08.00, setelah pulang mereka akan latihan sampai malam padahal usia mereka rata-rata 9 sampai 16 tahun. Hal lain yang tidak boleh dilakukan adalah berpacaran. Bahkan telepon dibawa oleh pelatih dan mereka hanya diberi keksempatan 15 menit untuk menelepon sehingga satu-satunya yang bisa ditelepon Euodias adalah ibunya.

Latihan benar-benar dilakukan dengan sangat ketat dan tegas, jika terjadi sesuatu maka harus siap-siap dengan konsekuensinya

Tidak boleh pergi-pergi/ Credit: Euodias via www.instagram.com

Dilansir dari Koreaboo, trainee yang terlambat atau melanggar aturan akan mendapatkan hukuman berupa menyanyi tapi sambil berlari keliling ruangan 10 kali. Saat latihan, para trainee juga akan menyanyi sambil melakukan sit up dengan perut yang ditekan. Selain kemampuan yang terus diasah dengan sebegitu tegas, penampilan juga menjadi sesuatu yang sangat diperhatikan. Berat badan maksimal adalah 47 seberapapun tinggi mereka. Jika terlalu berat maka makanan akan dikurangi atau bahkan tidak diberikan sama sekali. Karena hal ini akhirnya justru banyak trainee yang pingsan tapi justru dianggap bagus karena dirasa berambisi.

Salah satu posisi bergengsi di grup adalah visual karena ialah wajah dari grup tersebut. Euodias terpilih menjadi salah satunya dengan syarat ia harus operasi plastik bagian hidung dan rahang. Ia mendapatkan nama ‘Dia’ yang kalem dan polos tapi Euodias tak merasa cocok dengan karakter ini.

Setelah apa yang dilalui, Euodias memilih untuk menyudahi pelatihannya di Korea Selatan dan tak memperpanjang kontrak

Memilih jadi Youtuber/ Credit: Euodias via www.instagram.com

Euodias memilih untuk tak memperpanjang kontraknya padahal sebentar lagi ia akan debut. Menurut pengakuannya, jika sudah sukses maka biaya training hingga operasi plastik dianggap sebagai utang dan akan dibebankan kepada peserta. Ia lebih memilih kembali ke Inggris untuk ikut ujian susulan dan pindah ke Perancis untuk sekolah mode. Ia juga memilih untuk memulai kariernya sebagai seorang Youtuber dengan menerapkan ilmunya selama belajar di pelatihan.

Ternyata apa yang selama ini kita lihat sebagai sesuatu yang hebat dan menyenangkan bisa jadi menyimpan perjuangan berdarah-darah di baliknya. Kini, sejak kasus ini ‘katanya’ sih pelatihan dilakukan dengan lebih adil bagai para peserta. Semoga benar demikian ya~

Itulah tadi informasi mengenai Serba Serbi Berkarier Jadi Bintang K-Pop dari Seorang Mantan Trainee. Banyak Sisi Kelamnya! oleh - pecintabinatang.online dan sekianlah artikel dari kami pecintabinatang.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

No comments:

Post a Comment